Backpacking : Day 0 – The Idea and all that stuff

Berawal dari ide abang saya untuk melakukan pendakian gunung rinjani dan bromo, mungkin karena terlalu banyak terinspirasi atau mungkin terpengaruh cerita-cerita para petualang, traveler, cerita penjelajahan hingga backpacking, yang mana ternyata saya ikut tertular sindrom itu, abang saya memutuskan untuk melakukan travelling, (ah mungkin lebih tepatnya disebut backpacking) ke jawa, bali dan lombok. Dan tak disangka dan yang tak diduga, ternyata abang saya mengajak saya, langsung saja saya terima ajakannya itu. Walaupun waktu itu saat-saat penantian hasil ujian masuk ekstensi, tapi tak terlalu saya hiraukan. karena menurut saya buat apa dipikirkan terlalu dalam, nanti malah sakit, mendingan have fun aja ya kan? dan ajakan abang saya pun 2 hari sebelum kami berangkat yaitu sekitar tanggal 31 juli, karena itulah segera setelah ide itu direstui kedua orang tua, akhirnya kami mempersiapkan apa saja yang diperlukan.

***

Day 0 : 31 July 2010 – Preparing all the Stuff

Jadi memang ini baru pertama kalinya saya mengikuti tur backpacking seperti ini. Buat saya sebenernya pengalaman backpacking saya baru akan dimulai. So, saya memang benar2 tak tau apa-apa dalam hal backpacking ini. Saya masih sangat pemula hahaha. yang saya tahu backpacking itu kan perjalanan ke berbagai tempat dengan hanya membawa barang sebanyak tas yang kita bawa dan uang yang pas-pasan. hohoho sepertinya akan sangat menegangkan dan unpredictable perjalanan ini yaa.

Menurut abang saya, perjalanan ini memang sebaiknya tidak perlu membawa barang-barang banyak, selain untuk memudahkan daya jelajah dalam perjalanan, juga meminimalkan resiko kehilangan barang atau pencurian. Lalu abang saya pun bilang kalo kami akan berangkat bersama tiga orang teman lainnya yaitu saur, hardian dan somad, yang mana saya baru pernah ketemu dengan si saur saja..hehehe…

Waktu pun terus berlalu dan saya pun akhirnya segera menyelesaikan packing saya dengan waktu yang sangat singkat. (males nyiapinnya hahaha yang ada aja yang dibawa). Dan saya pikir medan yang akan saya lalui tidak begitu berat, paling mendaki gunung hanya sampai lereng-lereng gunung saja, lalu ke pantai dan hura-hura.hohoho. Makanya saya agak bingung ketika melihat abang saya yang sangat serius mempersiapkan ini itunya dan semuanya harus lengkap padahal biasanya abang cuek-cuek saja kalo ingin pergi. Lalu abang saya pun browse di internet dan mendapatkan satu buku panduan atau tour guide mengenai bali dan lombok, yang ironisnya itu dibuat oleh orang bule. Indonesia ternyata kurang menghargai keindahan alam negaranya, masa kalah sama orang bule? Dan akhirnya buku itu pun disave kedalam bentuk dokumen. Dan akhirnya berakhirlah masa-masa packing dan pra-keberangkatan perjalanan kami. Kami pun terlelap ketika mengkhayal mengenai apa yang akan terjadi esok nanti.

Nantikan kisah selanjutnya di Backpacking : day 1 : A hope for unconditional journey yaaaa..

Berawal dari ide abang saya untuk melakukan pendakian gunung rinjani dan bromo, mungkin karena terlalu banyak terinspirasi atau mungkin terpengaruh cerita-cerita para petualang, traveler, cerita penjelajahan hingga backpacking, yang mana ternyata saya ikut tertular sindrom itu, abang saya memutuskan untuk melakukan travelling, (ah mungkin lebih tepatnya disebut backpacking) ke jawa, bali dan lombok. Dan tak disangka dan yang tak diduga, ternyata abang saya mengajak saya, langsung saja saya terima ajakannya itu. Walaupun waktu itu saat-saat penantian hasil ujian masuk ekstensi, tapi tak terlalu saya hiraukan. karena menurut saya buat apa dipikirkan terlalu dalam, nanti malah sakit, mendingan have fun aja ya kan? dan ajakan abang saya pun 2 hari sebelum kami be

Stealer inĀ Basketball

Anyway,
Speaking of basketball..
saya sangat suka memainkannya…
coz when you play it, dan lo bisa memasukkan three point itu rasanya luar biasa banget.
Well, my favorites is do some three point.
Tapi sayangnya saya bukan seorang shooter handal, yang bisa masukin bola ke jaring tanpa nyentuh ring sedikitpun..hahaha…padahal shoot power saya lumayan baik, bisa shoot dari setengah lapangan dan masih nyentuh ring..hohoho..

saya justru lebih berbakat sebagai stealer (apaan bgt dah main basket pun masih jadi maling, bahkan main ragnarok pun gw kerjaannya jadi thief :P). Posisi saya sebenernya small forward, tapi bertujuan sebagai perusak permainan lawan saat mereka masih di daerah mereka sendiri. Saya bisa tahu momen-momen ketika mereka lengah menddribble lalu bola saya steal dengan cara yang soft. Saya ga bisa melakukan hard steal yang harus adu body dengan lawan karena body saya yang walaupun jangkung tapi kurus…hahaha. Tapi Gini-gini dulu waktu smp saya ditakuti lawan main saya lho karena suka mencuri bola saat mereka lengah dan menjadikan keuntungan poin untuk tim saya. Rasanya enak bgt gangguin orang dribble hahaha.

Defense saya payah, apalagi blocking. Loncat doang yang tinggi, tapi bola lawan entah kenapa tetep masuk aja gitu. Makanya kalo serangan balik saya biasanya jaga di lingkaran 3 point ke luar dikit aja. Sambil siap-siap serangan balik untuk langsung lay-up. Speaking of lay-up, saya bisa melakukan variasi lay-up, bahkan dengan memelintirkan bola. hehehe. Tapi saya hanya mau lay-up saat fast break serangan balik aja, coz kalo pertahanan lagi rame saya kalah di body sama lawan. Kalo udah gitu biasanya saya berikan operan ke teman, atau kalau lagi yakin saya langsung saja three point. Kadang masuk sih. Haha.

saya punya speed bagus, namun sayangnya dribble dan stamina saya masih kurang baik, sehingga saya hanya dimainkan saat-saat krusial saja, ibaratnya kartu as ketika tim sedang kekurangan poin. Walaupun begitu sebenarnya saya sedikit mengerti tentang sedikit defensive dan attacking style yang ada sehingga kelemahan saya sedikit tertutupi. Main basket yuuukkk…