Morning Dream

Benarkah Tuhan menitipkan sebagian pesan di mimpi-mimpi kita?

Jikalau memang benar semoga itu pertanda baik.
kalaupun tidak itu sudah mengingatkanku padamu
untuk selalu mendoakanmu agar selamat sampai tanah air.

dalam perjalanan hidup yang kau alami, kita pernah berjumpa di persimpangan hidup..
semasa kita belajar bersama, aku selalu mengagumimu, setiap tindakanmu, berbagai keputusan yang kau ambil..

hingga tiba saatnya km pergi meninggalkan tanah air, untuk melanjutkan cita-citamu.
Itu menjadi suatu tamparan untukku, bahwa aku yang selalu bermimpi untuk bisa keluar negeri, terlalu banyak berpikir dan bermimpi, namun begitu sulit untuk mewujudkannya.
tapi kamu seolah memberikan suatu isyarat atau bahkan motivasi…
bahwa suatu yang km inginkan pasti akan bisa terwujud melalui kerja keras..
dream, believe, make it happen..

jujur aku terkejut sewaktu mengetahui bahwa kamu telah merantau ke negeri orang, itu semacam tamparan buatku, tamparan untuk diriku berusaha lebih keras lagi untuk menjadi yang terbaik..

jujur aku malu, dikala perjalanan hidupmu semakin meningkat ke level lebih tinggi, namun kau begitu low profile dan tetap meraih ilmu hingga kedalaman yang sulit tuk diperkirakan orang banyak.

kau masih seperti yang dulu, tatkala kita bekerja bersama dalam suatu proyek, dan aku selalu termotivasi untuk bekerja keras karena kerja kerasmu pula, dan caramu untuk menggali ilmu dengan dalam, mungkin hingga ke palung terdalam di dasar laut, sungguh membangkitkan passionku, atau paling tidak semangatku untuk lebih kerja keras lagi. Sungguh kau seorang teman yang baik, pembangkit semangat dan rekan kerja yang hebat.

kau seperti air, beriak sepertinya tak dalam, namun menghanyutkan. Kau setenang air yang mengalir dan hilir ke muara, namun menenggelamkan seluruh keraguan dengan penuh kepastian tatkala sampai ke samudera.

Sementara aku, saat kita berpisah di persimpangan hidup, aku terombang-ambing angan-angan, cita-cita yang terlalu melebar, kebiasaan untuk hidup praktis dan nyaman, egoisme, membuat hidupku semakin tidak terarah.

saat hidupku tidak terarah, kau sekali lagi mengingatkanku, untuk tetap mengejar cita-citaku, meskipun agak terlambat. dan walaupun semua itu kau lakukan tidak secara langsung padaku, namun aku tetap bersemangat karena apa yang telah kau lakukan.

Namun, asal kau tahu, perjalananmu bukan hanya kau yang merasa bangga, tapi aku juga, aku sungguh bangga memiliki teman sepertimu.

Pagi ini aku bermimpi kau pulang ke tanah air dengan selamat, sehat, walafiat.
Selamat jalan kawan. have a safe flight..
Semoga selamat kembali sampai di tanah air.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s