Wajah Sayu

hey wajah sayu..
kulihat matamu sendu..
sekilas nampak gundah di kalbumu..
namun kau selalu berusaha tegar..
seakan semuanya tak akan mampu menggoyahkanmu.

aku salut akan keberanianmu
aku salut akan kekuatanmu
aku bangga akan ketabahanmu.
Semua selalu memberikanku energi rahasia.
energi yang sanggup merubah hidupku
membangkitkan semangatku
menampar semua rasa risauku
Semuanya karenamu.

Aku adalah Aku

Jika mereka bertanya
“Siapakah dirimu”
Aku hanya bisa menjawab “Aku adalah aku.”
Jikapun mereka bertanya
“Mengapa hidupmu hanya seperti kertas dengan goresan hitam tanpa warna-warna?”
Akupun hanya bisa berkata “Aku hanyalah aku.”
Walaupun banya yang berwarna-warni di dunia.
Aku tetaplah biru.
Aku tetaplah aku.
Hitam-putih atau berwarna pun sama saja.
Aku hanyalah aku
Mengapa kau mencoba mengubahnya?

Sebuah puisi yang saya ciptakan di masa kelabilan remaja saya, ketika orang-orang di sekitar saya berusaha menghancurkan cita-cita dan harapan saya, dana menjadikan saya orang yang tidak saya inginkan.